Ngeri Thok Nda!!!

Empat tahun…
Usia yang masih belia untuk anak manusia. Untuk keluarga yang berkecukupan mungkin anaknya sudah mulai masuk Play Group, Taman Bermain, Pra TK atau apalah namanya. Tapi untuk sebuah komunitas, tahun-tahun inilah yang biasanya menjadi tahun kritis. Akankah terus atau berhenti?

Jadi ingat saat kopdar pertama lebih dari setahun yang lalu. “Ngapain gabung ke Loenpia, padahal agenda tahun 2009 adalah pembubaran Loenpia!” Aku cuma bisa nyengir waktu itu karena melihat nafsu makan para karung bergigi, maklum masih anak baru. Pernyataan itu diucapkan salah satu punggawa Loenpia, dan diamini yang lainnya. Bahkan ada yang berencana mendirikan Loenpia Perjuangan :))

Tapi sampai saat ini komunitas itu masih ada. Persaudaraan itu masih ada. Keluarga itu masih ada! Semakin hangat di hati, semakin dewasa, semakin parah, dan semakin solid.

Loenpia.net, Ngeri Thok Ndaaa!!!

Latest comments across all posts

  • nur rokhim commented on Masjid Agung Jawa Tengah
    "Masjid Agung Jawa Tengah memang megah, saya berharap untuk bisa dimanfaatkan sebaik mungkin untuk sy..."
  • wong benda commented on Masjid Agung Jawa Tengah
    "Indah,,,,,,memang indah,,,,,,bagus memang bagus,,,,,,,, apa masjid hanya indah????? apa masjid han..."
  • Kang Asep commented on Linux Mint 7
    "kalau cara nampilin launcer yang dibawah itu, yang kaya mac Os itu caranya gimana yah, bagus juga tu..."
  • vatonie commented on Linux Mint 7
    "Kemarin pake mandriva, trus sekarang mau nyoba make mint gloria, dah berhasil tak donlod --> 1.35..."

Recent Posts

post Renungan Kemerdekaan

Hari ini tanggal 17 Agustus 2009, bangsa Indonesia merayakan Dirgahayu ke-64 Republik Indonesia. Jam 10 pagi 64 tahun yang lalu, Bapak Soekarno didampingi Moh. Hatta membacakan teks proklamasi kemerdekaan. Berakhir sudah masa penjajahan selama 350 tahun lebih.

Apakah benar kita telah merdeka? Di berbagai daerah masih banyak kemiskinan, anak-anak yang putus sekolah, busung lapar, berbagai macam penyakit, bencana alam, tindak kekerasan, dan lain sebagainya. Apakah benar kita telah Merdeka? Penggusuran PKL, pasar yang akan direnovasi tiba-tiba terbakar karena arus pendek listrik, penggusuran perkampungan untuk kemudian dibangun perkantoran dan pusat perbelanjaan. Apakah benar kita telah merdeka?

Iya, kita telah merdeka. Banyak dari siswa kita yang meneruskan sekolah di luar negeri. Negara Malaysia yang dulu mengirimkan mahasiswanya ke Indonesia sekarang sudah lebih maju pendidikannya. Iya, kita telah merdeka. Kalau sakit berobatlah ke Singapura, karena Rumah Sakit kita bakal menolak pasien dari keluarga miskin kalau tidak ada yang membuat pernyataan penanggungan biaya pengobatan. Iya, kita telah merdeka. Terjebak macet di jalan raya? Segeralah inden Mercedes Benz seri E terbaru yang seharga lebih dari satu milyar rupiah, agar nyaman selama terjebak macet. Tapi harus sabar, yang inden mobil tersebut di Kota Semarang sudah 120 orang lebih. Iya, kita telah merdeka.

MERDEKA! MERDEKA! MERDEKA!


post Hari Merdeka

HUT64RI

MERDEKA! MERDEKA! MERDEKA!!!

Tanggal 17 Agustus 1945 merupakan hari yang sakral untuk bangsa Indonesia. Pada tanggal itulah, tepatnya pada jam 10.00, Bapak Soekarno dan Moh. Hatta membacakan teks proklamasi. Peristiwa inilah tonggak sejarah yang menandai bebasnya bangsa Indonesia dari belenggu penjajahan.

Ada berbagai macam cara yang dilakukan untuk memperingati peristiwa ini setiap tahunnya. Lomba-lomba, syukuran, jalan sehat, merupakan contoh kegiatan yang jamak dilakukan. Rekan-rekan blogger dari Kopdar Jakarta yang diprakarsai GoenRock mempunyai ide kreatif untuk menyambut HUT ke-64 Republik Indonesia tahun ini. more


post Sekedar Update

Tak terasa sudah lebih dari dua bulan semenjak postingan terakhir di blog ini. Banyak kejadian yang telah berlalu lalang di kehidupanku sehari-hari. Beberapa teman mengakhiri masa lajangnya, Mbah Surip dan WS Rendra yang meninggalkan karyanya untuk selalu dikenang. Kejadian Bom di JW Marriot yang diikuti dengan penangkapan teroris di beberapa daerah.

Kemana aku selama ini? Akhir-akhir aku ini lebih banyak merenung, mengingat kejadian yang pernah kualami. Mengaitkannya dengan apa yang saat ini aku capai. Mencoba merancang apa yang akan aku lakukan untuk masa depanku. Mempertimbangkan beberapa hal yang akan mempengaruhi kehidupanku, 10, 20, 30 tahun mendatang, bahkan sampai akhir usia, kalaupun Tuhan memberi umur panjang.

Kehidupan akan berjalan terus. Waktu akan terus berputar. Apakah kita siap menghadapinya?

NB: gambar diambil dari sini

Older Posts

Masjid Agung Jawa Tengah

Switch to our mobile site