Loenpia-ku, keluargaku

Tak terasa sudah lebih dari tujuh bulan yang lalu, tepatnya tanggal 3 Maret 2008, aku mengirimkan email ini:

Sugeng siang mas-mas lan mbak-mbak blogger,
Perkenalkan nama saya Dwi Mizanul, cowok asli semarang.
Saat ini tinggal di Tandang Semarang, dan bekerja di salah satu perusahaan telekomunikasi di Semarang juga.
Saya blogger yang baru mau belajar, jadi mohon petunjuk dan arahannya…
sementara ini alamat curhat saya di blog.mizanul.net
YM/gtalk: dwimizanul
Suwun,
Mizan

Langkah awal yang aku lakukan untuk memasuki komunitas yang lebih layak disebut keluarga ini, Loenpia.net, komunitas blogger Semarang.

Kopdar Pertama

Kopdar Pertama

Satu demi satu kopdar aku hadiri. Dimulai dengan kopdar pertamaku di warung Ratna Berkah. Yang mempertemukan aku pertama kali dengan Yogie, Niea, Hars, Ahmed, Fian, Munif, Nining, Fany, Ari, Traju, Jiban dan Harry. Kopdar JAMU di Burjo Singosari yang sudah tidak terhitung lagi berapa kali aku hadiri. Dari yang sekedar mampir untuk gojek kere, sampai dengan kumpul diskusi serius. Kopdar Akbar Loenpia, Kopdar 17-an, hingga kopdar koluka ke Jogja, dan ke Juwana. Yang semuanya semakin mempererat ikatan persaudaraan diantara para tukang Loenpia.

Suka dan duka telah aku jalani disini. Berbagi pengalaman, bertukar ide, merencanakan kegiatan, saling mengejek, menasehati, sampai dengan ngobrol nggak jelas; telah menjadi bumbu penyedap keluarga ini. Perbedaan profesi dan latar belakang, batasan daerah, kota, negara, bahkan benua tidak menghalangi ikatan suci ini. Ikatan yang berawal dari perkenalan di dunia maya, dan berlanjut di dunia nyata.

Selamat ulang tahun ke-3 untuk Loenpia, semoga keluarga ini semakin dewasa dan tetap menghangatkan hati…

Karena Loenpia lebih enak dinikmati bersama…

Mudik 1429H

Bulan Ramadhan 1429H sebentar lagi akan segera pergi meninggalkan kita. Seperti biasa, suasana ramai di Masjid, Musholla, Langgar, ataupun Surau sudah mulai berkurang. Sedangkan suasana pasar tradisional, mall-mall, dan pusat-pusat perbelanjaan mulai dipadati orang-orang, yang mencari kebutuhan berlebaran, seperti pakaian ataupun kue-kue. Demikian juga suasana bandara, terminal, dan stasiun kereta, yang mulai dipadati oleh orang-orang yang akan mudik ke kampung halaman masing-masing.

Lebaran kali ini ada yang hilang dari rutinitasku pada lebaran-lebaran yang lalu. Tidak ada lagi acara berburu tiket travel Central atau kereta Harina Express. Atau acara mudik bareng teman-teman dengan mobil baruku, seperti saat lebaran tahun 2005. Tidak ada juga acara berburu tiket pesawat seperti lebaran dua tahun terakhir ini.

Karena dari awal tahun 2008 ini, aku pindah kerja ke kantor yang baru di Semarang. Kota kelahiran dan tempat aku tumbuh dewasa, sebelum akhirnya merantau saat kuliah dan bekerja. Rumah kakek dan nenekku juga di Semarang juga. Rumah kediaman beliau cukup dekat dari rumahku, cukup dengan jalan kaki lima menit. Sehingga pengalaman mudik sepertinya tidak akan ada dalam catatan perjalananku tahun ini.

Ada yang mau kopdar lebaran di Semarang?

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1429H
Taqoballahu minna waminkum, taqaballah ya karim
Minal aidzin wal faidzin

Buka Bersama Loenpia.net

Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah. Untuk muslim yang menjalankan puasa, saat berbuka puasa adalah saat yang paling menyenangkan, apalagi jika dilakukan bersama-sama dengan keluarga ataupun teman-teman. Adalah jamak pada bulan Ramadhan ini dilakukan acara buka bersama.

Komunitas blogger Semarang, Loenpia.net, juga menyelenggarakan acara buka bersama. Acara tahun ini diadakan di rumah Budiyono, salah satu dedengkot dan founder dari komunitas ini. Sekaligus mengenang masa-masa awal Loenpia yang sering kopdar dan membahas kegiatan Loenpia di rumah ini.

Hidangan buka puasa kali ini dipersiapkan oleh Niea. Berupa nasi kotak, dengan oseng-oseng, dan ayam sayur yang rasanya maknyus… Lengkap dengan Es buah, Semangka, Melon, gorengan, Serabi, Martabak manis dan Telur, keripik singkong, dan berbagai macam makanan lainnya.

Para Tukang Loenpia yang meramaikan acara ini: tuan rumah Budiyono, AriW, SofyanR, Zeta, Prima, Munif, H4rs, Yogie, Pepeng, Khoiril, Kopril, Niea, Dendi, Harry, Mas Cordias, dan Nining yang datang telat, sehingga nggak masuk skrinsut :p .

Selamat beribadah puasa, bagi yang yang menjalankannya.

*kecapean habis nyuci jok mobil yang ketumpahan es buah*

CD/DVD Recovery

Semua berawal ketika aku mencoba untuk menyalin DVD Saharadja, yang aku dapat dari konser di Unika. Dari dua belas lagu yang ada, ternyata lagu terakhir tidak bisa disalin. Aku lihat dari fisik cakramnya, memang ada sedikit goresan-goresan. Aku mencoba bikin image-nya juga masih gagal.

Setelah googling software recovery, aku menemukan software BadCopy keluaran Jufsoft. Setelah aku unduh dan install (versi 4.10; 869 KB ), proses restorasi mulai aku jalankan. Interface-nya simple, dengan menu-menu yang mudah dipahami. Selain untuk media CD/DVD, juga bisa untuk media yang lain, seperti memory-card, flashdisk, dan Harddisk.

Sedikit kekurangan minor yang ada adalah tidak adanya petunjuk berapa jumlah data yang harus dibaca, hanya ada berapa jumlah data yang sudah berhasil dibaca. Dan juga tidak ada petunjuk berapa lama proses recovery sudah berjalan, serta berapa lama perkiraan waktu selesainya. Ternyata setelah berjalan dari malam sampai subuh, proses recovery gagal.

Setelah googling lagi, ada satu software yang di rekomendasikan untuk masalah recovery CD/DVD. CDRoller keluaran Digital Atlantic, versi terakhir saat ini 7.10. Dengan besar file yang harus diunduh 5,53MB; sofware ini jauh lebih besar dari BadCopy. Dari segi antarmuka, software ini lebih sederhana dari BadCopy, karena hanya dikhususkan untuk recovery CD/DVD.

Mungkin karena spesialisasi ini yang membuat CDRoller efektif untuk tugas recovery CD/DVD. Setelah berjalan 7 jam lebih sedikit, proses recovery berjalan dengan lancar. File terakhir bisa diselamatkan dengan sukses. Dan aku bisa menikmati video lagu-lagu Saharadja yang dipentaskan live dari Obsession Bali.

Selamat

Sekitar jam 7 tadi dapet telfon dari kawan yang di Jakarta. Katanya lagi pada ngumpul-ngumpul di Pizza Hut. Aku tanya tumben pada ngumpul-ngumpul. Ternyata salah seorang kawan lama, baru saja melangsungkan pernikahan. Acara digelar di TMII Jakarta, dua minggu yang lalu.

Hah!? Tidak ada kabar yang aku terima tentang pernikahan ini. Dan setelah acara dua minggu yang lalu, aku juga baru menerima beritanya hari ini. Teman-teman kampus juga tidak ada yang diundang ke acara.

Walaupun masih agak kecewa, aku hanya bisa mendoakan, semoga engkau bahagia bersamanya. Selamat menempuh hidup baru kawan…

*Didedikasikan untuk kawan yang baru saja melangsungkan pernikahan. Karena permintaan yang bersangkutan, saya tidak menuliskan nama disini*